Perkembangan Kognitif Pada Anak Usia Dini

Perkembangan Kognitif Pada Anak Usia Dini

0 82
Perkembangan Kognitif Pada Anak Usia Dini

Perkembangan kognitif pada anak sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Misalnya, faktor lingkungan, faktor didikan, faktor makanan, dan yang lainnya yang memiliki peranan penting dalam tumbuh kembang pada anak. Oleh karena itu, para orang tua diwajibkan untuk mampu mengontrol tumbuh kembang anak agar mampu berjalan sesuai dengan mestinya.

 

Kini ada Wyeth Parenting yang bisa digunakan oleh para orang tua dalam mengontrol tumbuh kembang anak, khususnya bagi anak usia dini. Upaya mencerdaskan anak melalui edukasi sejak dini juga mampu menjadikan sikap anak bersikap kritis dan mampu mengeksplorasi alam sekitarnya. Tak hanya perkembangan kognitif saja, ada juga beberapa aspek pada perkembangan anak usia dini yang menjadikan kepribadian anak lebih cerdas. Diantara beberapa perkembangan tersebut diantaranya :

 

  1. Perkembangan sensorik

Dalam hal ini, perkembangan yang berkaitan dengan kemampuan panca indera sangat berpengaruh. Biasanya, pada usia hingga 1 tahun, anak anda mulai mampu mengompimalkan panca indera secara sempurna sehingga mampu merespon segala sesuatu dengan baik.

  1. Perkembangan dalam berkomunikasi

Dalam berkomunikasi, memiliki kemampuan bahasa yang baik yang dimiliki anak kecil juga sangat mempengaruhinya dalam mersepon sesuatu. Misalnya, pada usia sekitar 1 tahun, si anak juga mulai bisa merangsang suara bahkan ia juga bisa meresponnya dengan baik.

  1. Perkembangan fisik

Pada perkembangan ini sebenarnya tidak hanya berkaitan dengan fisik saja, bahkan juga dengan motoriknya. Seperti perkembangan diatas, pada usia 1 tahun keatas pun juga mampu menunjukkan perkembangan fisik yang cukup meningkat dibanding dengan tahun sebelumnya. Oleh karena itu, para orang tua wajib dalam menstimulasi pendidikan pada usia sedini mungkin.

  1. Perkembangan emosional

Dalam hal ini, perkembangan emosional berkaitan dengan bagaimana cara si anak untuk bersosialisasi / bersosialis. Jika ia bisa mulai sosialisasi dengan lingkungan sekitar, maka emosional anak pun mulai muncul secara alaminya. Oleh karena itu, wajib bagi orang tua agar mampu memberikan sosialisasi dengan baik kepada buah hatinya.

 

Nah, itu tadi beberapa perkembangan yang sangat penting selain perkembangan kognitif pada pendidikan anak usia dini. Memberikan nutrisi yang seimbang juga sangatlah diperlukan karena kandungan yang di butuhkan oleh setiap anak semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia si anak.

 

Berikan kandungan nutrisi yang seimbang seperti vitamin C, kalsium, mineral, dan yang lainnya agar kebutuhan gizinya terpenuhi dengan lengkap. Cara mendidik pun juga harus anda perhatikan, misalnya memberikan edukasi dengan melibatkan beberapa objek sederhana.

 

Contohnya, memberi tahu si kecil bahwa bentuk jam merupakan bentuk lingkaran, bentuk ruangan seperti kubus, dan yang lainnya yang sangat sederhana yang nantinya akan mempengaruhi kreativitas pada anak. Demikian informasi yang bisa penulis bagikan mengenai perkembangan kognitif pada anak usia dini, semoga bermanfaat bagi anda para orang tua. Terima kasih.